“Sebaik-baik pejabat negara kalian adalah mereka yang kalian cintai dan
mereka pun mencintai kalian. Mereka mendoakan kalian dan kalian pun
mendoakan mereka. Seburuk-buruk pejabat negara kalian adalah mereka yang
kalian benci dan mereka membenci kalian. Kalian melaknat mereka dan
mereka juga melaknat kalian.” (HR. Muslim)
Arsip untuk Februari, 2009
*SEBAIK-BAIKNYA PEJABAT NEGARA*
Posted in untuk renungan on Februari 22, 2009 by muramisTELKOM LUNCURKAN AJUNGAN INTERNET.
Posted in Beranda on Februari 14, 2009 by muramis| Sabtu, 14 Pebruari 2009 | |
TELKOM meluncurkan Anjungan Internet Telkom (AIT), Jumat (13/2). Menurut Dewan Komisaris PT Telkom, Bobi AA Nazief, anjungan internet ini dihadirkan PT Telkom untuk melayani kebutuhan masyarakat. ”Sekaligus juga menyukseskan visi Pemko Batam dalam mewujudkan Batam Digital Island,” kata Bobi di sela-sela peluncuran AIT di Ferry Terminal Internasional Batam Centre, kemarin (13/2). Melalui AIT yang berada di lantai satu pelabuhan ini ujar Bobi, tamu-tamu yang datang atau berangkat dari Ferry Terminal Internasional Batam Centre bisa mengakses internet. ”Turis dari Singapura misalnya, tetap bisa cek email, buka blog, website serta mendapatkan informasi lainnya tanpa harus repot membawa laptop,” jelasnya.Penempatan AIT sendiri tambah Muhammad Awaluddin, Executive General Manager Telkom Divisi Regional I Sumatera memang dikhususkan di lokasi-lokasi strategis seperti di Pelabuhan Ferry Internasional. Karena Batam adalah lalu lintas ke luar negeri khususnya ke Singapura dan Malaysia. ”Kita berupaya mensejajarkan diri dengan tetangga termasuk melayani tamu-tamu manca negara sehingga Visit Batam 2010 menjadi lebih semarak,” paparnya. Anjungan internet ini merupakan yang pertama dan baru satu-satunya di Sumatera. Pun begitu, sampai Maret nanti Telkom Divisi Regional I Sumatera akan menghadirkan 100 AIT dimana di setiap propinsi tersedia 10 Anjungan Internet Telkom. ”Selain di Pelabuhan Internasional AIT akan kita hadirkan di Bandara Hang Nadim, Nongsa Point Marina dan public area lainnya,” tambah Awaluddin. Mengenai cara mengakses AIT ini, Mulyanta, General Manager PT Telkom Kandatel Rikep menjelaskan cukup dengan mempunyai kartu Speedy Prepaid (pra bayar) nominal Rp55 ribu. Sistem kerjanya juga cukup mudah, seperti halnya mengoperasikan mesin ATM. Yaitu cukup memasukkan nomor PIN dan password sesuai kartu Prepaid Speedy. Jika kartu habis isinya, cukup mengisi ulang. “Speedy Prepaid juga bisa didapat di dekat AIT,” ujarnya. Ditambahkannya, Telkom mengeluarkan investasi Rp5 juta hingga Rp10 juta setiap AIT. Terdiri dari satu komputer yang tersambung dengan akses internet Speedy dan booth AIT. ”Investasinya tidak terasa mahal jika dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh masyarakat Batam maupun turis mancanegara yang berkunjung ke Batam untuk mendapatkan akses internet,” urainya. Mulyanta juga mentargetkan hingga akhir 2009 nanti ada 50 AIT di Batam. Fasilitas internet yang dihadirkan Telkom ini juga sangat disambut baik Pemerintah Kota Batam. Kepala Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Muramis, yang hadir dalam peluncuran berharap dengan AIT ini bisa melahirkan lifestyle atau gaya hidup digital bagi masyakat KOTA BATAM. |
TAK BERIZIN AKAN DIROBOHKAN
Posted in informasi on Februari 14, 2009 by muramis
SABTU 14 FEB 2009BATAM, TRIBUN – Badan Komunikasi dan Informasi (Kominfo ) Batam terus menggesa pendataan terhadap menara telekomunikasi yang dibangun operator di Batam. Saat ini sedang didata menara yang sudah berdiri. Dari hasil pendataan sementara, sudah berdiri 400 menara. “Kami sudah memberi peringatan supaya menara itu dibongkar. Surat pertama sudah kita layangkan dan akan menyusul surat kedua. Apabila mereka tidak mau membongkar sendiri menaranya, kita akan membongkarnya. Apalagi mendirikan menara tanpa izin dan tidak sesuai dengan titik Menara Telekomunikasi Terpadu (MTT) yang sudah disepakati. Kita tidak main-main dalam waktu dekat akan kita robohkan menara yang tidak punya izin itu,” kata Kepala Badan Kominfo Batam, Muramis SE, kepada Tribun, Jumat (13/2). Ia mengatakan setelah melalui pembahasan alot dan memakan waktu yang panjang, akhirnya Otorita Batam, menyetujui pengalihan MTT ke Pemko Batam. OB pada prinsipnya sudah setuju dan sudah membuat MoU penyerahan MTT ke Pemko Batam. Penyerahan resmi akan dilakukan setelah Perda MTT yang saat ini dibahas di DPRD disahkan. Saat ini, lanjut Muramis, menara yang sudah berdiri dari semua operator itu mecapai 400 menara. Padahal sesuai kesepakatan untuk menjaga estetika kota, MTT yang disetujui 150 menara. Menara yang berdiri diluar titik MTT akan dirobohkan tanpa pandang bulu. Saat ini menara seluler muncul dimana-mana ada di hutan lindung, ruko, dan lainnya yang cendrung mengabaikan estetika kota. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan telepon seluler dan teknologi informasi, pembangunan tower pun terus tumbuh subur dan muncul dimana-mana. Dari sembilan operator yang masuk ke Batam, tujuh operator yakni Telkomsel, Indosat, Axis, Fren, Komet dan Esia sudah menyerahkan jumlah menaranya ke Kominfo untuk didata. Sedangkan yang belum menyerahkan lokasi menaranya adalah XL dan Three. Tahun 2009 ini, Kominfo ditarget memasukkan dana ke kas daerah dari sektor MTT sebesar Rp3 miliar. Ketua Pansus Ranperda MTT, AA Sanny, mengatakan sudah dibuat jadwal untuk pembahasan ranperda itu. “Kita melihat ada ruang cukup besar untuk mengenakan tarif, kita akan bahas,” katanya. (hat |
PELATIHAN E-PROCUREMENT
Posted in berita kominfo dan humas batam on Februari 13, 2009 by muramis
BATAM- Wakil Walikota Batam, Ir Ria Saptarika Rabu (11/2) membuka pelatihan penerapan sistem lelang online (e-procurement) bagi para kontraktor anggota Gapensi Kota Batam. Pelatihan tersebut diselenggarakan di fakultas tekhnik, Universitas Maritim Ali Haji (UMRAH) di Batam.
Pelatihan e-procerument untuk pengadaan barang/ jasa sektor pemerintah diikuti 120 pengusaha konstruksi, anggota Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi (Gapensi).
Ketua Gapensi Cabang Batam Ir. Sabar M.Malau menyatakan kegembiraannya dan atas nama pengusaha konstruksi di Batam merespon baik diterapkannya e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batam. Katanya, penerapan sistem e -procuerement memberikan banyak keuntungan bagi mereka, seperti efisiensi waktu, biaya dan tenaga.
“Pengusaha tidak memerlukan lagi tatap muka dalam proses pelelangan dan bisa mengirimkan dokumen pengajuan penawaran dari mana saja,” ujarnya
Wakil Walikota Batam Ria Saptarika dalam sambutannya mengatakan sistem aplikasi e-proceurement yang diterapkan Batam, lebih banyak merujuk kepada model e-procuerement yang dipakai Bappenas. Sistem tersebut lanjut beliau, diadop Pemkot Batam karena setelah melakukan studi banding ke sejumlah daerah dan departemen, sistem ini dianggap jauh lebih layak untuk dipakai sesuai kondisi kerja di Batam.
Di Indonesia terdapat 2 (dua) versi aplikasi e-procurement, yakni versi Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) serta Versi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
” Dari hasil studi banding yang kami lakukan, tentu saja masing-masing sistem yang kami tengok tentu punya plus-minus. Namun kita menetapkan memakai sistem e-procuerement yang diterapkan Bappenas dengan pertimbangan disitu ada pelayanan purna kerjasama, disamping pertimbangan lainnya yaitu aplikasi ini fully elektronik dan tidak memerlukan tatap muka, mulai dari registrasi sampai dengan tahap akhir lelang ,” ujar Ria.
Penerapan sistem lelang elektronik Pemko Batam, sebagaimana dicadang penerapannya dimulai Maret tahun ini. Beberapa kendala seperti keterbatasan personil, sudah bisa diatasi, begitu juga soal rentang waktu yang panjang dalam proses lelang.
Pemerintah Kota Batam juga telah menyiapkan ruangan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di lantai 1 (satu), dimana ruangan tersebut dilengkapi helpdesk dan 6 (enam) unit komputer yang dapat dipergunakan secara gratis oleh rekanan. PNS selaku pengelola LPSE Kota Batam sudah mendapat asistensi dari Bappenas.
Tampak hadir mendampingi Wakil Walikota pada pembukaan pelatihan tersebut antara lain Kepala Dinas Pekerjaan Umum Hary Rukanto, Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Kota Batam, Muramis, Plt Kadis Tata Kota Gintoyono, Kepala Bagian Program Ismet Johar, Kabag Protokol Martin Maromon serta Kabag Humas Yusfa Hendri.
Sebelum membuka acara pelatihan Wakil Walikota Ria Saptarika menyempatkan pula meninjau laboratorium komputer Polikteknik Batam yang akan dipergunakan sebagai tempat pelatihan e-procurement (yf
INDOSAT JANGKAU BARELANG
Posted in Beranda on Februari 8, 2009 by muramisIndosat Kini Jangkau Barelang
Written by anto
Sabtu, 07 Pebruari 2009
Peresmian Enam BTS Baru
BATAM, TRIBUN- Indosat memperluas jaringannya ke seluruh pulau yang tergabung dalam Barelang (Batam, Rempang, dan Galang) hingga ke ujung daratan Galang Baru. Saat berada di sepanjang daratan Barelang yang dihubungkan dengan enam jembatan, kini bisa menggunakan telekomunikasi Indosat tanpa terputus.
Perluasan jaringan tersebut ditandai dengan diresmikannya enam tower BTS (base transciever Station) yang dibangun mulai Jembatan Satu sampai Galang Baru, Jumat (5/2). Peresmian BTS tersebut dilakukan di restoran Barelang, tepatnya tidak jauh dari Jembatan Dua.
Hadir pada acara tersebut Syakib A Sungkar selaku Direktur Regional Sales Indosat, Head of North Sumatera Region Wasis Sulaiman, dan managemen Indosat Batam, serta Kepala Dinas Tata Kota Batam Gintoyono, Kepala Kantor Komunikasi dan Informasi Pemko Batam Muramis, Ketua Dewan Pendidikan Batam Hardi Hood, serta undangan lainnya.
Menurut Syakib, dibangunnya tower di sepanjang Jembatan Barelang tersebut untuk menjawab kebutuhan komunikasi masyarakat. Meskipun saat ini ada ketentuan penggunaan tower bersama, namun karena di wilayah tersebut belum terbangun tower bersama maka Indosat membangunnya dengan swadana.
“Kita diberikan izin membangun tower karena disini (sepanjang Jembatan Barelang) belum berdiri tower bersama. Sekarang sinyal Indosat sudah bisa mengcover seluruh daratan yang dihubungkan enam jembatan tersebut plus daerah pantainya,”terang Syakib di sela-sela acara Peluncuran Sinyal Kuat Indosat Jembatani Barelang.
Hal tersebut dibenarkan Muramis. Menurutnya, Pemko Batam masih memberikan izin pembangunan tower karena belum berdiri tower bersama. Izin yang diberikan bersifat sementara, hanya dua tahun.
Setelah Peraturan Daerah (Perda) tentang Tower Bersama disahkan DPRD Batam (rencananya April) dan tower bersama sudah selesai dibangun, semua operataro diwajibkan menggunakan fasilitas tersebut.
“Nanti kalau sudah ada tower bersama, operator harus menggunakannya dan meninggalkan tower mandiri mereka. Ada kemungkinan tower-tower operator akan dirubuhkan. Tapi bagaimana cara dan bentuk kompensasinya serta aturan perubuhannya masih dibahas dalam Perda,”terang Muramis.
Dengan berdirinya 6 tower BTS, saat ini di Provinsi Kepri Indosat telah memiliki 163 BTS mandiri. Direncanakan tahun ini Indosat akan membangun 1.000 BTS di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan serupa, Indosat juga memberikan bantuan buku-buku pelajaran kepada dua sekolah yang lokasinya di sekitar Barelang yakni SMP 18 dan SMA 10. Secara simbolis buku tersebut diserahkan kepada perwakilan sekolah dan Ketua Dewan Pendidikan Hardi Hood. (nix
PEMKO AMBIL ALIH MENARA
Posted in informasi on Februari 5, 2009 by muramis| Kamis, 05 Pebruari 2009.Batam Pos. | |
| Pemerintah Kota (Pemko) melalui Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah mengajukan draf rancangan Peraturan Daerah tentang Menara Telekomunikasi. Saat Perda ini lahir, pengelolaan menara telekomunikasi akan menjadi kewenangan penuh Pemko Batam. Peran Otorita Batam masih ada selama masa transisi, yakni sampai Perda berjalan efektif. Pengambilalihan akan dilakukan melalui tim eksistensi yang terdiri dari OB dan Pemko. Tim ini juga bertugas menertibkan menara tak berizin. ”Kalau sudah ada Perda, pendapatan (dari) menara telekomunikasi akan masuk ke kas daerah semua,” ujar Kepala Badan Kominfo Muramis di ruang kerjanya kemarin. Kesepakatan ini dituangkan dalam surat keputusan bersama (SKB) antara Wali Kota Batam dengan Ketua Otorita Batam (OB). Seperti diketahui, perhitungan dan kajian yang dibuat OB dan diteruskan ke Pemko Batam menyebut, Batam membutuhkan 150 menara telekomunikasi terpadu (MTT). Ini sesuai dengan DED yang dibuat OB berdasarkan rencana pemetaan jaringan. Diyakini, jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sinyal operator selular sampai 2020 mendatang. Namun sampai saat ini, baru ada 41 MTT. ”Yang banyak saat ini adalah menara tunggal operator,” katanya. Meski Pemerintah berencana menertibkan menara tidak berizin ini, namun tidak semuanya akan dibongkar. Dalam draf ranperda menara telekomunikasi disebutkan, jika menara yang eksis saat ini secara teknis memungkinkan sebagai MTT, maka harus digunakan bersama oleh lebih dari satu operator atau dijadikan MTT. ”Dengan begitu, pemilik menara ini berhak mendapat masukan dari operator yang menumpang di menaranya,” kata Muramis. Ia menambahkan, setiap pembangunan menara telekomunikasi wajib memiliki izin khusus dalam bentuk surat izin operasional menara telekomunikasi dari Kominfo dan rekomendasi pembangunan menara telekomunikasi. Selain itu, pemilik juga harus sduah mendapat persetujuan warga sekitar sebelum mengajukan izin ke Pemko Batam. Untuk retribusi menara telekomunikasi ini, akan diatur melalui Perwako atau pun keputusan Wali Kota Batam. Retribusi ini bertujuan menutup biaya penyelenggaraan usaha pendirian MTT, yaitu biaya administrasi, pemeriksaan, penilaian, dan transportasi saat pengawasan dan pengendalian. Operator yang terlambat membayar retribusi, akan dikenakan denda retribusi sebesar dua persen per bulan. (ary) |
TELKOM meluncurkan Anjungan Internet Telkom (AIT), Jumat (13/2). Menurut Dewan Komisaris PT Telkom, Bobi AA Nazief, anjungan internet ini dihadirkan PT Telkom untuk melayani kebutuhan masyarakat. ”Sekaligus juga menyukseskan visi Pemko Batam dalam mewujudkan Batam Digital Island,” kata Bobi di sela-sela peluncuran AIT di Ferry Terminal Internasional Batam Centre, kemarin (13/2). Melalui AIT yang berada di lantai satu pelabuhan ini ujar Bobi, tamu-tamu yang datang atau berangkat dari Ferry Terminal Internasional Batam Centre bisa mengakses internet. ”Turis dari Singapura misalnya, tetap bisa cek email, buka blog, website serta mendapatkan informasi lainnya tanpa harus repot membawa laptop,” jelasnya.







